Sejumlah makanan dan minuman ternyata bisa membuat otak tidak seimbang loh, dan ternyata lagi dapat menyebabkan perilaku yang berubah secara dramatis. Diet atau pola makan Anda mungkin lebih berkaitan dengan bagaimana Anda berpikir daripada yang Anda duga sebelumnya. Ketika membahas kesehatan mental, pepatah lama mungkin muncul. Yakni Anda adalah apa yang Anda makan. Nyatanya hal itu benar adanya. Lalu benarkah makanan dapat berpengaruh ke suasana hati?
Dikutip dari SBS, makanan tinggi tryptophan meningkatkan serotonin di otak kita, yang mengarah ke peningkatan tingkat kebahagiaan, nafsu makan, tidur, ingatan, dan hasrat seksual. Sementara pikiran, suasana hati dan juga perilaku Anda adalah produk otak Anda.
Suasana hati adalah terjadi dari produk bahan kimia di otak yang disebut neurokimia. Itu adalah molekul kecil sel saraf yang digunakan untuk berkomunikasi antara yang satu dengan yang lainnya. Salah satu neurotransmitter penting yang terlibat dalam suasana hati adalah serotonin.
Banyak obat yang menargetkan sistem otak dirancang untuk bisa meningkatkan atau menurunkan kadar neurotransmiter. Contoh banyak obat antidepresan seperti fluoxetine atau escitalopram yang dirancang untuk memblokir pembuangan serotonin dan itu akibatnya meningkatkan kadar di otak. Serotonin sendiri lebih dikenal dengan salah satu hormon yang membawa energi bahagia. Ini diproduksi oleh neuron di batang otak.
Anda mungkin berfikir bahwa otak cukup mempu mengelola sumber dayanya, bahwa perubahan harian dalam diet tidak akan mempengaruhi penampilan neurotransmitter dasar Anda. Ternyata, ini berlaku untuk diet yang mengandung triptofan, yang tidak mungkin meningkatkan kadar serotonin di otak.
Ada empat hormone yang dapat menjaga perasaan kita akan tetap bahagia, yaitu dopamine, serotonin, endorphin dan oksitosin. Berikut ada lima makan yang bisa memicu munculnya rasa bahagia. Tapi sayangnya makanan berlemak dan bergula yang bikin kita bahagia, namun yang mengandung nutrisi, nah makanan apa saja? Yuk kita bahas disini :
- Cokelat, makanan ini dapat memicu rasa bahagia dalam diri kita tapi tidak semua coklat, melainkan jenis cokelat hitam dengan kandungan kokoa lebih banyak (dark chocolate). Cokelat ini mengandung banyak antioksidan yang bisa meningkatkan perasaan secara alami yang dapat menstimulasin otak untuk melepas endorphin.
- Alpukat, buah ini mengandung asam lemak omega-3 yang dikaitkan dengan kesehatan otak dan mengatur perasaan hati. Buah ini juga mengandung vitamin B3 yang mampu meningkatkan serotonin.
- Tomat ceri, buah ini adalah sumber likopen, antioksidan yang melindungi otak dan melawan depresi.
- Kacang dan biji-bijian, kang mengandung banyak vitamin B, asam lemak omega-3, magnesium, dan seng yang bisa menjagta agar tingkat hormone stress kortisol tetap rendah. Contoh kacang kenari, almons dan biji-bijian seperti labu.
- Susu, kalau kita minum susu bisa meningkatkan perasaan karena mengandung komponentriptofan yang dikonversi menjadi serotonin, hormone bahagia yang membantu meningkatkan perasaan.
Namun disamping mengkonsumsi makanan dan minuman yang bisa memicu rasa bahagia, ada beberapa hal yang bisa dlakukan untuk meningkatkan perasaan kita, misal tertawa adalah cara untuk memicu pelepasan hormon bahgia. Jadi banyaklah tertawa tapi jangan tertawa sendirian ya, tertawa dapat mebuat menjadi nyaman dan mampu membantu mengurangi sakit fisik.
