Breaking

Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.

Teman Yang Jahat Akan Menjauhkan Kita dari Allah

Teman Yang Jahat Akan Menjauhkan Kita dari Allah

admrozi
admrozi
calendar_today
schedule 4 min read

Memilih teman dalam pergaulan itu sangat dianjurkan, karena teman yang baik tentu akan sangat berpengaruh untuk kehidupan kita sehari-hari, begitupun jika berteman dengan teman yang jahat akan berpengaruh besar dalam mewarnai kehidupan seseorang. Teman yang jahat akan berpengaruh kepada akhlaknya, adabnya dan keinginannya.

Bahaya yang akan ditimbulkan oleh teman-teman yang jahat sangat jelas sekali, karena di dalam islam kita selalu diingatkan supaya kita berhati-hati dalam memilih teman. Ketika kita memilih teman atau berteman haruslah selalu memilih orang-orang yang baik. Tabiat manusia itu gampang terpengaruh dengan apa yang ada disekitarnya, termasuk hewan juga.

Rasulullah bersabda : “Kesombongan dan keangkuhan itu tercermin pada penggembala unta, sedangkan ketenangan tercermin pada penggembala domba.”

Jika kita memperhatikan, bagaimana Rasulullah menjelaskan bahwa sikap sombong dan angkuh itu ada pada penggembala unta sedang penggembala domba sikapnya lebih tenang. Jika binatang saja bisa berpengaruh besar terhadap manusia, padahal binatang itu tidak berakal, bahasanya  tidak bisa dipahami, cara makannya juga sangat berbeda jauh dengan manusia. Bagaimana dengan teman yang kita pilih yang bisa menjadi teman bicara kita, yang bahasanya juga dapat dimengerti, terkadang juga dari cara berbicaranya itu bisa memperdaya kita, bahkan kata-katanya bisa menjadikan fitnah yang sangat kejam, fitnah syahwat yang nampak begitu indah untuk Anda? Wajar saja jika kita dengan cepat dapat terpengaruh olehnya.

Maka dari itu pilihlah teman yang baik, jangan pilih teman yang jahat. Teman yang jahat akan membawa kita menjauhi Allah, ia akan selalu mencari-cari kesalahan kita. Teman yang jahat akan dengan kita selagi kita berada, dan ia akan menjauhi kita disaat kita sedang dalam keadaan susah. Teman yang jahat akan selalu menjilat persis seperti anjing, selama kita berteman dengan teman yang jahat ia akan selalu mengikuti kita selama kita menuruti keinginan dan juga hawa nafsunya, namun dikala ia tidak mendapatkan apa yang dia cari pada kita, dengan sekejap itu juga dia akan mencampakkan kita.

Tentulah teman yang jahat akan selalu membawa malapetaka bagi Anda sampai hembusan nafas yang terakhir. Jika Anda penasaran dengan kebenaran ini, berikut ada kisah Abu Thalib, beliau adalah paman Rasulullah SAW : “ menjelang Abu Thalib sekarat, beliau didampingi oleh teman-teman jahatnya yang duduk disampingnya, yaitu Abdullah bin Abi Umayyah dan Abu Jahal. Sesaat menjelang kematiannya, Rasulullah SAW kemudian datang untuk menemuinya dan kedua orang tadi masih berada di sisi Abu Thalib, beliaupun berkata kepada pamannya : “ Hai paman, ucapkanlah Laa ilaaha ilallaah, sebuah kalimat yang dengannya aku akan membelamu di hadapan Allah nantinya….” Kemudian keduanya pun serentak berkata: “Hai, apa kamu sudah muak dengan ajaran Abdul Muththalib ayahmu…? (yang dimaksudkan adalah kamu jangan masuk islam, namun tetaplah berada dalam kekafiran) Maka Nabi mengulang ucapannya itu sekali lagi, dan keduanya pun mengatakan hal yang serupa. Sampai akhirnya yang terakhir diucapkan Abu Thalib ialah bahwa ia tetap setia pada ajaran Abdul Muththalib, dan tidak mau mengucapkan Laa ilaaha illallaah” (Muttafaq’alaih)

Dari kisah itu sudah terbukti, betapa gigihnya seorang keponakan menasihati pamannya yang terbaring dikasur kematin. Namun demikian Nabi masih berharap keselamatan si paman dari siksa api neraka. Adapun kedua teman jahat pamannya itu, sungguh tidak nampak sedikitpun rasa kasihan mereka kepada yang sedang sekarat itu. Padahal jika temannya itu meninggalkannya tentu paman nabi itu akan meninggal dalam keadaan islam. Memang teman yang jahat itu tidak akan meniggalkan temannya saat teman itu senang, ia baru akan meninggalkannya pada saat seseorang itu susah dan menderita, seperti itulah teman yang jahat itu. Teman yang jahat membawa bahaya dalam bentuk yang bermcam-macam. Teman yang jahat juga akan selalu merintangi seseorang dalam mewujudkan cita-cita yang mulia, dan akan selalu mencoba menghalangi seseorang meraih kehidupan yang bahagia. Teman yang jahat juga akan selalu memperburuk citra dan kedudukan Anda dalam masyarakat.

Untuk itulah kita harus waspada terhadap teman yang jahat sebelum akhirnya kita akan menyesal di dunia apalagi di akhirat kelak karena salah berteman. Selalu ikuti petunjuk Nabi SAW dalam hal mencari teman dan sahabat.