RajaKomen

Walau Relatif Aman, Utang Luar Negeri RI Hampir Tembus Rp6.000 Triliun di Kuartal II 2021

17 Agu 2021  |  1122x | Ditulis oleh : Kak Edi
Walau Relatif Aman, Utang Luar Negeri RI Hampir Tembus Rp6.000 Triliun di Kuartal II 2021

Bank Indonesia (BI) melaporkan per akhir kuartal II 2021 sebesar USU415,1 miliar atau setara Rp5.972,46 triliun. Berdasarkan laporan Bank Indonesia ULN turun 0,1% (qtq) dibandingkan dengan posisi ULN triwulan I 2021 sebesar USD415,3 miliar.

Secara tahunan, pertumbuhan ULN triwulan II 2021 juga melambat, dari 7,2% (yoy) pada triwulan sebelumnya menjadi 1,9% (yoy). “Perkembangan tersebut didorong oleh perlambatan pertumbuhan ULN Pemerintah dan kontraksi ULN swasta,” sebut Direktur Eksekutif Komunikasi Erwin Haryono melalui keterangan tertulisnya, Senin (16/8/2021).

ULN tersebut tumbuh lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya. Posisi ULN pemerintah kuartal II 2021 mencapai USD205 miliar atau tumbuh 4,3% (yoy) lebih rendah dari pertumbuhan kuartal I 2021 sebesar 12,6% (yoy).

Penurunan ULN disebabkan oleh penurunan posisi pinjaman luar negeri (loan) seiring dengan pelunasan atas pinjaman yang jatuh tempo selama kiuartal II 2021. Pelunasan pinjaman luar negeri tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kredibilitas pemerintah dalam mengelola ULN.

Sementara itu, aliran modal masuk neto di pasar Surat Berharga Negara (SBN) domestik oleh investor nonresiden meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya seiring kepercayaan investor yang semakin baik sehingga turut mendukung likuiditas di pasar SBN domestik. Tren positif ini juga mendukung Pemerintah dalam mengelola pembiayaan secara hati-hati dan terukur, dengan pembiayaan saat ini berperan cukup besar dalam penanganan pandemi Covid-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Bank Indonesia menjami ULN pemerintah tetap dikelola secara hati-hati, kredibel, dan akuntabel untuk mendukung belanja prioritas, yang antara lain mencakup sektor administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib 17,8% dari total ULN pemerintah, sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial 17,2%, sektor jasa pendidikan 16,4%, sektor konstruksi 15,4%, serta sektor jasa keuangan dan asuransi 12,6%.

“Posisi ULN Pemerintah triwulan II 2021 relatif aman dan terkendali mengingat hampir seluruh ULN memiliki tenor jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,9% dari total ULN Pemerintah,” kata Erwin.

Sementara ULN swasta menurun dibandingkan kuartal sebelumnya. ULN swasta mengalami kontraksi sebesar 0,5% (yoy) pada kuartal II 2021, setelah pada kuartal I-2021 tumbuh positif sebesar 2,6% (yoy). (*).

Berita Terkait
Baca Juga:
Mau Dapetin Hadiah? Yuk Ikutan Try Out Nasional Hanya Di TryOut.id

Mau Dapetin Hadiah? Yuk Ikutan Try Out Nasional Hanya Di TryOut.id

Nasional      

24 Agu 2022 | 122 Kak Edi


Sulitnya mengerjakan soal ujian tentu masih menjadi hal yang menakutkan bagi kebanyakan orang terutama para pelajar di Indonesia yang biasanya akan dihadapkan dengan Ujian Nasional. Tidak ...

fitting pipa

Menjual Berbagai Jenis Fitting Pipa Berkualitas dan Rekomended

Tips      

28 Mei 2021 | 604 Kak Edi


Fitting pipa sangat dibutuhkan sekali oleh semua orang, baik itu untuk rumah tangga ataupun untuk perkantoran, hotel, restaurant, gedung-gedung tinggi,  bahkan perusahaan baik yang ...

Ustadz Khalid Basalamah: Bila Sakit Tak Kunjung Sembuh, Segera Atasi dengan Ini

Ustadz Khalid Basalamah: Bila Sakit Tak Kunjung Sembuh, Segera Atasi dengan Ini

Religi      

29 Sep 2021 | 457 Kak Edi


Dermawan merupakan salah satu sifat terpuji. Maka dari itu, Ustadz Khalid Basalamah pun mengatakan bahwa sifat dermawan harus dimiliki oleh setiap Muslim. Pendakwah itu ...

Catat! PPKM Diperpanjang 7-13 September 2021

Catat! PPKM Diperpanjang 7-13 September 2021

Nasional      

6 Sep 2021 | 933 Kak Edi


Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2-4 di Jawa dan Bali kembali diperpanjang hingga 13 September 2021. Keputusan tersebut diumumkan Menteri Koordinator Bidang ...

Apa Pengaruh Bagi Kesehatan Jika Memiliki Daging Tumbuh (Skin Tag)

Apa Pengaruh Bagi Kesehatan Jika Memiliki Daging Tumbuh (Skin Tag)

Kesehatan      

18 Mei 2020 | 1477 Kak Edi


Memiliki daging tumbuh (skin tag) memang tidak terlalu membahayakan kesehatan, namun kadang cukup mengganggu pada saat berkegiatan, Karena, kadang terasa gatal ataupun mengganggu ...

KPK Bidik Pejabat Kemensos dan DPR Terkait Kasus Korupsi Dana Bansos

KPK Bidik Pejabat Kemensos dan DPR Terkait Kasus Korupsi Dana Bansos

Nasional      

27 Okt 2021 | 813 Kak Edi


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan kasus garong uang rakyat alias korupsi bantuan sosial (Bansos) Covid-19. Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua KPK Alexander ...