RajaKomen

Waduh! Epidemiolog UGM: Mudik Tidak Mudik Kasus Covid-19 Akan Tetap Meningkat

29 Apr 2021  |  400x | Ditulis oleh : Kak Edi
Waduh! Epidemiolog UGM: Mudik Tidak Mudik Kasus Covid-19 Akan Tetap Meningkat

Soal larangan mudik lebaran 2021 ahli Epidemiologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM, dr. Riris Andono Ahmad, mengatakan kasus Covid-19 akan tetap meningkat meski ada larangan mudik maupun tidak. Menurutnya penyebaran Covid-19 akan semakin meningkat ketika tidak ada pembatasan atau larangan mobilitas dalam populasi.

“Jadi mau mudik atau tidak mudik pasti akan terjadi peningkatan kasus karena sudah ada transmisi, banyak peningkatan kasus,” ucap dia, saat dihubungi Jumat, 23 April 2021.

Riris menjelaskan kebijakan pemerintah tersebut akan efektif jika dilakukan sejak awal pandemi. Sebab, saat ini transmisi telah terjadi di hampir seluruh kota besar Indonesia.

Riris berharap kebijakan larangan mudik lebaran bisa dibarengi dengan pembatasan mobilitas masyarakat. Pasalnya, mobilitas masyarakat cenderung tinggi saat lebaran.

“Bukan berarti lalu mudik tidak mudik tidak ada efeknya. Ada efeknya, tetapi mudik dilarang pun kalau mobilitas tidak dilarang maka peningkatan kasus itu jadi sebuah keniscayaan,” dia memaparkan.

Direktur Pusat Kajian Kedokteran Tropis UGM ini meminta pemerintah untuk tegas dan konsisten dalam menegakkan peraturan. Masyarakat pun diminta untuk sadar mengurangi mobilitas agar penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas.

“Jika hal tersebut diabaikan dikhawatirkan akan terjadi transmisi Covid-19 dalam populasi secara cepat,” ujarnya.

Riris mengatakan pemerintah perlu melakukan adaptasi kebiasaan baru dalam menghadapi Covid-19 dengan memberlakukan pengetatan dan pelonggaran mobilitas masyarakat yang dilakukan secara bergantian sesuai dengan situasi yang ada

“Kapan melonggarkan dan pembatasan seperti apa yang harus dilakukan,” dia menerangkan. (hajinews)

 

Berita Terkait
Baca Juga:
Walau Relatif Aman, Utang Luar Negeri RI Hampir Tembus Rp6.000 Triliun di Kuartal II 2021

Walau Relatif Aman, Utang Luar Negeri RI Hampir Tembus Rp6.000 Triliun di Kuartal II 2021

Nasional      

17 Agu 2021 | 783 Kak Edi


Bank Indonesia (BI) melaporkan per akhir kuartal II 2021 sebesar USU415,1 miliar atau setara Rp5.972,46 triliun. Berdasarkan laporan Bank Indonesia ULN turun 0,1% (qtq) dibandingkan dengan ...

Tips  Diet Setelah Melahirkan yang Efektif dan Mudah untuk Dicoba

Tips Diet Setelah Melahirkan yang Efektif dan Mudah untuk Dicoba

Tips      

20 Mei 2020 | 955 Kak Edi


Melakukan diet setelah melahirkan seringkali dilakukan oleh wanita. Namun, diet dalam kondisi tersebut tentu berbeda dengan berdiet dalam kondisi normal. Hal ini karena setelah melahirkan ...

Jadi Menteri Hingga Ketua DPR, Puan Jadi Calon Kuat dari PDIP di Pilpres 2024

Jadi Menteri Hingga Ketua DPR, Puan Jadi Calon Kuat dari PDIP di Pilpres 2024

Nasional      

24 Mei 2021 | 378 Kak Edi


Nama Puan Maharani menjadi calon kuat dari partai pimpinan Megawati yaitu PDIP, pengalamannya sebagai Menteri dan Ketua DPR tentu sudah cukup membuat Puan Maju di Pilpres 2024. Sebagai anak ...

Yuk Kuliah Di Salah Satu Kampus Terbaik Di Surabaya

Yuk Kuliah Di Salah Satu Kampus Terbaik Di Surabaya

Kampus      

25 Nov 2021 | 425 Kak Edi


Sekarang ini ilmu pengetahuan dan juga ilmu teknologi semakin berkembang dengan sangat pesat, dan semua perkembangan itu ternyata sangat berdampak pada dunia pendidikan. Berbagai macam ...

Fasilitas di Villa yang Bisa Menemanimu Saat Berlibur

Fasilitas di Villa yang Bisa Menemanimu Saat Berlibur

Pariwisata      

15 Okt 2021 | 333 Kak Edi


Ketika kamu memutuskan untuk pergi berlibur, ada banyak sekali hal yang harus disiapkan dan diperhatikan. Misalnya kamu ingin berlibur ke Puncak, otomatis pertama-tama kamu harus berfikir ...

Awalnya Lima, Tahun Ini Kemiskinan Ekstrem di Jateng Bertambah Menjadi 19 Daerah

Awalnya Lima, Tahun Ini Kemiskinan Ekstrem di Jateng Bertambah Menjadi 19 Daerah

Nasional      

5 Mei 2022 | 114 Kak Edi


Target percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah bertambah jumlahnya, dari 5 menjadi 19 daerah. Pemprov Jateng mengakui ada penambahan daerah kemiskinan ekstrem tersebut, ...