rajatraffic

Siapakah Dalang Dibalik Pelanggaran HAM Berat “KM 50”, Sampai Dimana Peran Komnas HAM ?

21 Jan 2021  |  6217x | Ditulis oleh : Kak Min
Siapakah Dalang Dibalik Pelanggaran HAM Berat “KM 50”, Sampai Dimana Peran Komnas HAM ?

Komnas HAM menuai kecaman karena tak mampu menuntaskan tugas penyelidikan dengan baik. Terlalu banyak pertanyaan yang menyertainya seperti benarkah tembak menembak, dimana dua orang tewas ditembak, siapa penembak dua dan empat anggota laskar, bagaimana menjelaskan bekas luka dugaan siksaan, siapa saja penumpang dua mobil pembuntut misterius yang bukan polisi, mobil "sang komendan" Landcruiser itu milik siapa, dan masih banyak lagi pertanyaan lain.

Nyaris pekerjaan sia-sia Komnas HAM karena gagal menemukan fakta-fakta penting. Normatif, tak ambil risiko, dan ujungnya pro-Polisi. Bahkan semakin ke sini justru terkesan Komnas HAM sekedar menjadi juru bicara Kepolisian. Lebih menyebalkan setelah secara kontroversial  melapor ke Presiden. Presiden bukan atasan Komnas HAM dan Komnas bukan bekerja atas dasar perintah Presiden.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah tanggal 18 Januari 2021 menyatakan bahwa  pekerjaan Komnas HAM tidak tuntas dan diminta untuk mendalami kembali hingga ditemukan aktor intelektual dari kejahatan "unlawful killing" tersebut. Kualifikasinya bukan semata pelanggaran HAM tetapi pelanggaran HAM berat. Presiden hendaknya mendukung pendalaman atau  investigasi guna menyeret aktor intelektual hingga proses peradilan.

Diduga kuat peristiwa pelanggaran HAM berat "Km 50" bukan insiden kebetulan karena berawal dari pengintaian dan pembuntutan intens HRS dan FPI. Suatu cara kerja tidak lazim bahkan berindikasi melanggar hukum.

Keberadaan mobil Landcruiser yang datang "mengomandani" pembunuhan atau pembantaian patut untuk ditelusuri. Begitu juga dengan keberadaan surat perintah atau surat tugas.

Bisa saja aktor intelektual perbuatan aparat brutal ini adalah Kapolda Metro Jaya, bisa pula Kapolri. Bukan mustahil juga Presiden Republik Indonesia. Karenanya perlu kejelasan. Meski pihak Kepolisian telah membantah keterlibatan atasan, akan tetapi indikasi yang ada menuntut untuk pengusutan lebih lanjut. PP Muhammadiyah mendesak agar dapat ditemukan aktor intelektual dari kejahatan ini.

Ditemukan dan lebih lanjut diproses hukum aktor intelektual pelanggaran HAM berat "Km 50" ini sangat penting untuk sekurangnya tiga hal. Pertama, agar tidak terbiasa mengorbankan bawahan untuk melepas tanggungjawab atasan dan kepentingan politik yang lebih luas. Kedua, menjadi terobosan atas banyaknya kasus pelanggaran HAM yang menggantung dan terus menjadi tagihan perilaku rezim. Ketiga, dapat menghindari keterlibatan lembaga penyelidikan dan peradilan HAM internasional. 

Dari pantauan publik dan juga laporan "sederhana" Komnas HAM, maka peristiwa pelanggaran HAM berat "Km 50" diduga kuat menjadi peristiwa berdisain matang dan panjang yang melibatkan satu atau lebih aktor intelektual. Karenanya desakan PP Muhammadiyah bukan saja rasional dan obyektif, tetapi juga merupakan jalan strategis bangsa untuk menghargai dan memuliakan Hak Asasi Manusia.

Berita Terkait
Baca Juga:
Jual Rantai Besi Terlengkap Murah Kualitas Terjamin

Jual Rantai Besi Terlengkap Murah Kualitas Terjamin

Tips      

28 Jul 2021 | 203 Kak Edi


Jual rantai besi untuk berbagai kebutuhan baik itu perkapalan, konstruksi, lifting dan industri, rantai besi yang bagus dan kuat untuk berbagai penggunaan dan keperluan di berbagai bidang, ...

7 Hal Tentang Fenilketonuria Yang Tak Banyak Dipahami Masyarakat

7 Hal Tentang Fenilketonuria Yang Tak Banyak Dipahami Masyarakat

Kesehatan      

19 Mei 2020 | 1205 Kak Edi


Istilah Fenilketonuria masih belum banyak dikenal masyarakat, meski mereka pasti sudah memahami konsep tentang sindrom ini. Istilah ini tidak terlalu umum di Indonesia meskipun kondisi ini ...

5 Bisnis Rumahan Yang Cocok Dijalankan Pada Masa Pandemi

5 Bisnis Rumahan Yang Cocok Dijalankan Pada Masa Pandemi

Tips      

14 Sep 2020 | 658 Kak Min


Bisnis rumahan memang bisa dijalankan oleh siapa saja, terutama bagi yang sedang tidak bekerja atau bahkan yang terpaksa dirumahkan karena sedang diberlakukannya PSBB. Tidak semua bisnis ...

Punya Perut Buncit Hindari Makanan Ini Ya

Punya Perut Buncit Hindari Makanan Ini Ya

Kesehatan      

12 Agu 2020 | 675 Kak Edi


Bagi sebagian orang mempunyai perut yang buncit adalah menjadi masalah yang sulit dipecahkan, karena kebiasaan makan yang jorok. Sehingga susah sekali untuk merubah pola makan, apalagi mau ...

4 Hal Lucu Di Negara Mayoritas Islam, Saat Korupsi & Kehancuran Ekonomi Mengancam Negara

4 Hal Lucu Di Negara Mayoritas Islam, Saat Korupsi & Kehancuran Ekonomi Mengancam Negara

Nasional      

22 Des 2020 | 862 Kak Min


Pengalihan isu terhadap kasus besar atau ketidakbecusan memimpin sebuah negara sepertinya sudah menjadi kebiasaan para penguasa saat ini. Bahkan terkadang pengalihan isu yang dibuat pun ...

3 Cara Menghilangkan Kerutan di Wajah Secara Alami

3 Cara Menghilangkan Kerutan di Wajah Secara Alami

Kesehatan      

1 Des 2020 | 331 Kak Min


Aghil - Ada berbagai cara untuk menghilangkan kerutan di wajah. Kerutan terjadi akibat elastisitar kulit yang berkurang akibat bertambahnya usia. Kerutan ini sebenarnya dapat muncul pada ...