rajabacklink

Siapakah Dalang Dibalik Pelanggaran HAM Berat “KM 50”, Sampai Dimana Peran Komnas HAM ?

21 Jan 2021  |  6376x | Ditulis oleh : Kak Min
Siapakah Dalang Dibalik Pelanggaran HAM Berat “KM 50”, Sampai Dimana Peran Komnas HAM ?

Komnas HAM menuai kecaman karena tak mampu menuntaskan tugas penyelidikan dengan baik. Terlalu banyak pertanyaan yang menyertainya seperti benarkah tembak menembak, dimana dua orang tewas ditembak, siapa penembak dua dan empat anggota laskar, bagaimana menjelaskan bekas luka dugaan siksaan, siapa saja penumpang dua mobil pembuntut misterius yang bukan polisi, mobil "sang komendan" Landcruiser itu milik siapa, dan masih banyak lagi pertanyaan lain.

Nyaris pekerjaan sia-sia Komnas HAM karena gagal menemukan fakta-fakta penting. Normatif, tak ambil risiko, dan ujungnya pro-Polisi. Bahkan semakin ke sini justru terkesan Komnas HAM sekedar menjadi juru bicara Kepolisian. Lebih menyebalkan setelah secara kontroversial  melapor ke Presiden. Presiden bukan atasan Komnas HAM dan Komnas bukan bekerja atas dasar perintah Presiden.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah tanggal 18 Januari 2021 menyatakan bahwa  pekerjaan Komnas HAM tidak tuntas dan diminta untuk mendalami kembali hingga ditemukan aktor intelektual dari kejahatan "unlawful killing" tersebut. Kualifikasinya bukan semata pelanggaran HAM tetapi pelanggaran HAM berat. Presiden hendaknya mendukung pendalaman atau  investigasi guna menyeret aktor intelektual hingga proses peradilan.

Diduga kuat peristiwa pelanggaran HAM berat "Km 50" bukan insiden kebetulan karena berawal dari pengintaian dan pembuntutan intens HRS dan FPI. Suatu cara kerja tidak lazim bahkan berindikasi melanggar hukum.

Keberadaan mobil Landcruiser yang datang "mengomandani" pembunuhan atau pembantaian patut untuk ditelusuri. Begitu juga dengan keberadaan surat perintah atau surat tugas.

Bisa saja aktor intelektual perbuatan aparat brutal ini adalah Kapolda Metro Jaya, bisa pula Kapolri. Bukan mustahil juga Presiden Republik Indonesia. Karenanya perlu kejelasan. Meski pihak Kepolisian telah membantah keterlibatan atasan, akan tetapi indikasi yang ada menuntut untuk pengusutan lebih lanjut. PP Muhammadiyah mendesak agar dapat ditemukan aktor intelektual dari kejahatan ini.

Ditemukan dan lebih lanjut diproses hukum aktor intelektual pelanggaran HAM berat "Km 50" ini sangat penting untuk sekurangnya tiga hal. Pertama, agar tidak terbiasa mengorbankan bawahan untuk melepas tanggungjawab atasan dan kepentingan politik yang lebih luas. Kedua, menjadi terobosan atas banyaknya kasus pelanggaran HAM yang menggantung dan terus menjadi tagihan perilaku rezim. Ketiga, dapat menghindari keterlibatan lembaga penyelidikan dan peradilan HAM internasional. 

Dari pantauan publik dan juga laporan "sederhana" Komnas HAM, maka peristiwa pelanggaran HAM berat "Km 50" diduga kuat menjadi peristiwa berdisain matang dan panjang yang melibatkan satu atau lebih aktor intelektual. Karenanya desakan PP Muhammadiyah bukan saja rasional dan obyektif, tetapi juga merupakan jalan strategis bangsa untuk menghargai dan memuliakan Hak Asasi Manusia.

Berita Terkait
Baca Juga:
Para Ahli Sarankan Sering Minum Jus Ini, Jika Anda Ingin Bebas dari Kanker Seumur Hidup

Para Ahli Sarankan Sering Minum Jus Ini, Jika Anda Ingin Bebas dari Kanker Seumur Hidup

Kesehatan      

15 Des 2021 | 89 Kak Edi


Pada kesempatan kali ini, ada informasi mengenai salah satu jus yang efektif menurunkan risiko terkena kanker. Jus yang dimaksud adalah jus wortel. Beberapa ...

5 Cara Memadukan Warna Baju Dan Celana Agar Matching Setiap Saat

5 Cara Memadukan Warna Baju Dan Celana Agar Matching Setiap Saat

Tips      

11 Jun 2020 | 1886 Kak Edi


Cara memadukan warna baju dan celana merupakan aspek yang paling utama dipilih dan dilakukan.  Baju dan celana adalah item yang wajib dimiliki oleh kaum wanita dan pria. Setiap saat ...

Ketika Mencintai Nabi dengan Bershalawat Berbuah Kebaikan

Ketika Mencintai Nabi dengan Bershalawat Berbuah Kebaikan

Religi      

28 Jan 2021 | 384 Kak Edi


Tidak ada manusia yang harus dicintai lebih dari kekasih maupun orangtua di muka bumi ini kecuali dia seorang, yaitu kekasih Allah Nabi Muhammad Saw. Sebagaimana kita mencintai kekasih ...

Menjaga Mata dengan Makanan yang Sehat

Menjaga Mata dengan Makanan yang Sehat

Tips      

14 Sep 2020 | 461 Kak Edi


Mata adalah bagian terpenting dalam kehidupan manusia, penglihatan yang tidak jelas tentu akan menjadi masalah yang sangat kronis. Kebanyakan orang memakai kacamata ketika mendapatkan ...

Catat! PPKM Diperpanjang 7-13 September 2021

Catat! PPKM Diperpanjang 7-13 September 2021

Nasional      

6 Sep 2021 | 421 Kak Edi


Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2-4 di Jawa dan Bali kembali diperpanjang hingga 13 September 2021. Keputusan tersebut diumumkan Menteri Koordinator Bidang ...

Memilih Sekolah SMP Islam untuk Anak

Memilih Sekolah SMP Islam untuk Anak

Tips      

8 Maret 2021 | 385 Kak Edi


Buat anak pilihlah sekolah Islam yang menjadi prioritas utama, karena dengan kita memilih sekolah yang berbasis Islam agar putra-putri kita kelak bisa tumbuh menjadi anak yang soleh dan ...