AMIN

Siapakah Dalang Dibalik Pelanggaran HAM Berat “KM 50”, Sampai Dimana Peran Komnas HAM ?

21 Jan 2021  |  7553x | Ditulis oleh : Kak Min
Siapakah Dalang Dibalik Pelanggaran HAM Berat “KM 50”, Sampai Dimana Peran Komnas HAM ?

Komnas HAM menuai kecaman karena tak mampu menuntaskan tugas penyelidikan dengan baik. Terlalu banyak pertanyaan yang menyertainya seperti benarkah tembak menembak, dimana dua orang tewas ditembak, siapa penembak dua dan empat anggota laskar, bagaimana menjelaskan bekas luka dugaan siksaan, siapa saja penumpang dua mobil pembuntut misterius yang bukan polisi, mobil "sang komendan" Landcruiser itu milik siapa, dan masih banyak lagi pertanyaan lain.

Nyaris pekerjaan sia-sia Komnas HAM karena gagal menemukan fakta-fakta penting. Normatif, tak ambil risiko, dan ujungnya pro-Polisi. Bahkan semakin ke sini justru terkesan Komnas HAM sekedar menjadi juru bicara Kepolisian. Lebih menyebalkan setelah secara kontroversial  melapor ke Presiden. Presiden bukan atasan Komnas HAM dan Komnas bukan bekerja atas dasar perintah Presiden.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah tanggal 18 Januari 2021 menyatakan bahwa  pekerjaan Komnas HAM tidak tuntas dan diminta untuk mendalami kembali hingga ditemukan aktor intelektual dari kejahatan "unlawful killing" tersebut. Kualifikasinya bukan semata pelanggaran HAM tetapi pelanggaran HAM berat. Presiden hendaknya mendukung pendalaman atau  investigasi guna menyeret aktor intelektual hingga proses peradilan.

Diduga kuat peristiwa pelanggaran HAM berat "Km 50" bukan insiden kebetulan karena berawal dari pengintaian dan pembuntutan intens HRS dan FPI. Suatu cara kerja tidak lazim bahkan berindikasi melanggar hukum.

Keberadaan mobil Landcruiser yang datang "mengomandani" pembunuhan atau pembantaian patut untuk ditelusuri. Begitu juga dengan keberadaan surat perintah atau surat tugas.

Bisa saja aktor intelektual perbuatan aparat brutal ini adalah Kapolda Metro Jaya, bisa pula Kapolri. Bukan mustahil juga Presiden Republik Indonesia. Karenanya perlu kejelasan. Meski pihak Kepolisian telah membantah keterlibatan atasan, akan tetapi indikasi yang ada menuntut untuk pengusutan lebih lanjut. PP Muhammadiyah mendesak agar dapat ditemukan aktor intelektual dari kejahatan ini.

Ditemukan dan lebih lanjut diproses hukum aktor intelektual pelanggaran HAM berat "Km 50" ini sangat penting untuk sekurangnya tiga hal. Pertama, agar tidak terbiasa mengorbankan bawahan untuk melepas tanggungjawab atasan dan kepentingan politik yang lebih luas. Kedua, menjadi terobosan atas banyaknya kasus pelanggaran HAM yang menggantung dan terus menjadi tagihan perilaku rezim. Ketiga, dapat menghindari keterlibatan lembaga penyelidikan dan peradilan HAM internasional. 

Dari pantauan publik dan juga laporan "sederhana" Komnas HAM, maka peristiwa pelanggaran HAM berat "Km 50" diduga kuat menjadi peristiwa berdisain matang dan panjang yang melibatkan satu atau lebih aktor intelektual. Karenanya desakan PP Muhammadiyah bukan saja rasional dan obyektif, tetapi juga merupakan jalan strategis bangsa untuk menghargai dan memuliakan Hak Asasi Manusia.

Berita Terkait
Baca Juga:
7 Hal Tentang Fenilketonuria Yang Tak Banyak Dipahami Masyarakat

7 Hal Tentang Fenilketonuria Yang Tak Banyak Dipahami Masyarakat

Kesehatan      

19 Mei 2020 | 3623 Kak Edi


Istilah Fenilketonuria masih belum banyak dikenal masyarakat, meski mereka pasti sudah memahami konsep tentang sindrom ini. Istilah ini tidak terlalu umum di Indonesia meskipun kondisi ini ...

Berikut Makanan Sehat yang Tinggi Vitamin D

Berikut Makanan Sehat yang Tinggi Vitamin D

Kesehatan      

30 Jul 2021 | 1596 Kak Edi


Saat ini imun tubuh harus benar-benar dijaga, karena pandemi masih melanda bumi kita tercinta. Vitamin D adalah satu-satunya nutrisi yang tubuh Anda produksi saat terkena sinar matahari. ...

Polri Tidak Berkutik Menutup Youtube Paul Zhang, Berbeda Terhadap Front TV Milik FPI

Polri Tidak Berkutik Menutup Youtube Paul Zhang, Berbeda Terhadap Front TV Milik FPI

Nasional      

5 Mei 2021 | 1830 Kak Edi


Pendeta Jozeph Paul Zhang alias Shindy Paul Soerjomoeljono bebas melakukan penghinaan melalui akun youtubenya, setiap minggu dilakukan 2x, berbicara dengan pendukungnya, penghina agama ...

Anies App

Aplikasi Relawan Anies, Mendorong Keterlibatan Simpatisan dalam Strategi Kemenangan

Nasional      

31 Agu 2023 | 171 Kak Min


Jakarta Selatan, 30 Agustus 2023 - Dalam upaya memperkuat persatuan dan mendukung perubahan positif, Sekretariat Bersama Koalisi Perubahan dan Persatuan (KPP) merayakan Grand Launching ...

Bamsoet Cek Kesiapan Bandara Kertajati Menjadi Bandara Khusus Haji, Umroh dan Pusat Logistik Indonesia Serta Pusat Pemeliharaan (MRO) Pesawat

Bamsoet Cek Kesiapan Bandara Kertajati Menjadi Bandara Khusus Haji, Umroh dan Pusat Logistik Indonesia Serta Pusat Pemeliharaan (MRO) Pesawat

Nasional      

14 Jan 2022 | 1325 Kak Edi


Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengecek kesiapan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB)/Kertajati di Kabupaten Majalengka menerima pengalihan kargo dari Bandara Internasional Halim ...

Basmi Tuntas Rayap Tanpa Sisa dengan Jasa Anti Rayap Terpercaya

Basmi Tuntas Rayap Tanpa Sisa dengan Jasa Anti Rayap Terpercaya

Tips      

4 Mei 2021 | 37557 Kak Edi


Pada dasarnya rayap adalah binatang sosial yang paling maju dalam kelompok serangga, rayap hidup dengan koloni dan dengan berbagai bentuk morfologi yang sangat beragam. Rayap terdiri dari ...