
Kurikulum merdeka belajar menjadi salah satu kurikulum yang dianut semua pendidikan formal di Indonesia, Kurikulum ini merupakan jenis kurikulum hasil update dari kurikulum kurtilas dimana kurikulum merdeka belajar ini cenderung lebih mengembangkan potensi dan karakter peserta didik secara optimal, lantas apakah dalam kurikulum ini masih berlaku siswa yang tidak naik kelas? Bagaimana cara menyikapinya jika memang ada siswa yang kurang dari standar yang ditetapkan oleh sekolah? Dalam Artikel ini kami akan membahas dengan detail tentang kurikulum merdeka belajar dan sistem yang katanya tidak menganut sistem siswa tidak naik kelas.
Pada dasarnya, Kurikulum Merdeka Belajar tidak menganut sistem "tidak naik kelas" seperti pada kurikulum sebelumnya. Hal ini sejalan dengan tujuan utama Kurikulum Merdeka Belajar, yaitu untuk mengembangkan potensi dan karakter setiap peserta didik secara optimal.
Dalam kurikulum merdeka belajar ada beberapa sistem penilaian dalam kelas, yaitu yang berfokus pada pencapaian pembelajaran secara individual pada peserta didik. Penilaian tidak hanya berdasarkan hasil tes tapi dari berbagai pertimbangan dari berbagai aspek seperti sikap, perilaku dan partisipasi dalam pembelajaran.
Kenaikan kelas pada Kurikulum Merdeka Belajar ditentukan berdasarkan pencapaian Capaian Pembelajaran (CP) yang ditetapkan. CP merupakan serangkaian kompetensi yang harus dikuasai peserta didik dalam setiap fase pembelajaran.
Dalam kurikulum merdeka belajar memang tidak ada yang namanya siswa tidak akan naik kelas tapi bukan berarti siswa bisa seenaknya belajar asal dan asal lulus, tidak seperti itu ferguso. Peserta didik harus tetap mencapai CP yang ditetapkan. Adapun ketentuan kenaikan kelas dalam kurikulum merdeka belajar adalah dilihat dari tiga aspek berikut seperti :
Peserta didik yang belum mencapai semua CP pada fase pembelajarannya akan mendapatkan pembelajaran tambahan dan pendampingan untuk mencapai CP yang belum terpenuhi.
Peserta didik yang masih mengalami kesulitan setelah mendapatkan pembelajaran tambahan dan pendampingan, akan didorong untuk mengikuti pembelajaran di fase yang sama dengan catatan-catatan untuk menuntaskan capaian pembelajaran yang belum terpenuhi.
Dari sini sudah sangat jelas bahwa dalam kurikulum merdeka belajar, siswa harus tetap mencapai CP yang sudah ditentukan, karena jika mereka tidak memenuhi atau tidak mencapai CP yang sudah ditetapkan maka mereka akan mendapatkan pembelajaran tambahan yang bisa dibilang itu merepotkan diri anda sendiri sebagai siswa. Karena ketika siswa lain sudah merasakan nikmatnya liburan sekolah kamu masih harus belajar untuk mencapai CP yang belum terpenuhi, dan secara umum beberapa sekolah memberikan pembelajaran dan pendampingan dalam pembelajaran untuk mencapai CP adalah di waktu libur atau waktu weekend.
Meskipun tidak ada sistem "tidak naik kelas" dalam Kurikulum Merdeka Belajar, bukan berarti peserta didik tidak perlu berusaha untuk mencapai CP yang ditetapkan. Peserta didik tetap harus belajar dengan giat dan mengikuti pembelajaran dengan maksimal untuk mencapai potensi terbaiknya. Karena itulah, meskipun dalam kurikulum mereka lebih memanusiakan manusia terutama bagi para peserta didik, tapi tetap saja motivasi para peserta didik harus tetap ditingkatkan salah satunya dengan sistem pencapaian CP.
Ketika siswa atau peserta didik tidak mencapai CP yang sudah ditetapkan, merek sendiri yang akan kerepotan. Disaat yang lain sudah liburan atau mereka sudah mengejar pelajaran yang lain mereka yang belum mencapai CP masih sibuk untuk mencapai CP yang belum terpenuhi.
Fasilitas Modern di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Andalas
13 Maret 2025 | 205
Kak Edi
Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Andalas (FKG Unand) adalah salah satu lembaga pendidikan tinggi yang terkemuka di Indonesia. Terletak di Padang, Sumatera Barat, FKG Unand menawarkan ...
Tryout BUMN Gratis dan Efektif: Solusi Cerdas untuk Pejuang BUMN
28 Apr 2025 | 204
Kak Edi
Mendapatkan pekerjaan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi impian banyak individu yang ingin berkontribusi pada pembangunan negara serta mendapatkan karir yang stabil dan menjanjikan. ...
Minum Air Putih Hangat Setiap Pagi, Ini Dia Manfaatnya
5 Feb 2021 | 1654
Kak Edi
Kebanyakan orang memiliki kebiasaan minum kopi atau teh di pagi hari untuk mengembalikan kebugaran setelah semalaman beristirahat. Anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk mengganti ...
Beda Tryout TKP CPNS Tahun Ini: Update Skor, Aspek, dan Pola Soal Terbaru
11 Mei 2025 | 189
Kak Edi
Tryout TKP CPNS (Tes Kompetensi Bidang) tahun ini hadir dengan berbagai pembaruan yang signifikan, memberi kesempatan bagi para peserta untuk mempersiapkan diri lebih baik menjelang ujian ...
Masya Allah, Jawa Barat Raih Rekor Muri Wisuda Hafidz Quran Terbanyak
2 Feb 2022 | 1614
Kak Edi
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mewisuda sebanyak dua ribu orang penghafal Al-Qur’an di soreang, kabupaten Bandung, Jawa Barat. Para hafidz Quran 30 juz ini merupakan peserta dalam ...
Ingin Website Muncul di Halaman Pertama Google? Ini Solusinya!
9 Mei 2025 | 263
Kak Edi
Di era digital saat ini, keberadaan sebuah website sangatlah penting, terutama bagi bisnis yang ingin meraih kesuksesan. Namun, memiliki website saja tidaklah cukup. Anda pasti ingin ...