rajaview

Mengenal 4 Budaya Unik di Sejumlah Negara di Dunia

30 Apr 2020  |  381x | Ditulis oleh : Kak Min
Mengenal 4 Budaya Unik di Sejumlah Negara di Dunia

Dunia ini terdiri dari berbagai macam masyarakat. Maka tak heran jika terkadang kita menemukan bahwa budaya di beberapa daerah ataupun negara kadang berbeda dengan yang biasa kita lakukan. Dengan keunikan tersebut, kadang membuat sebagian orang mungkin merasa canggung dan bingung.

Seperti dikutip dari Brightside.me, ada sejumlah budaya untuk aktivitas umum di negara-negara di dunia, yang mungkin jarang ditemukan di wilayah tempat kita tinggal. 

Berikut 4 budaya yang tidak umum dilakukan di berbagai negara.

1. Negara Lain Berkata "Cheese" orang Belanda Berkata...

Untuk membuat orang lain tersenyum didepan kamera, biasanya kita perlu berkata "cheese" atau "buncis" dan yang lainnya.

Namun, hal ini berbeda dengan di Belanda. Di Belanda, ungkapan agar seseorang tersenyum didepan kamera adalah dengan mengatakan kalimat "Senyumlah pada burung kecil". Hmmm, lumayan panjang yah.

Usut punya usut, ungkapan tersebut ternyata berasal dari fotografer tua di Belanda, yang biasanya meletakkan burung diatas kamera mereka. Sehingga muncullah ungkapan ini.

2. Lampu Lalu Lintas di Jepang Berwarna Biru dan Hijau

Untuk lampu lalu lintas, biasanya kita mengenal dengan warna Merah, Kuning, dan Hijau. Namun hal ini berbeda jika kalian pergi ke Jepang. Karena di Jepang, warna biru dan hijau itu ternyata sama.

Hal ini karena pada sejarah Jepang Kuno, hanya ada 4 warna dasar di antaranya adalah hitam, putih, merah, dan biru.

Untuk apapun yang berwarna hijau, mereka menggunakan kata untuk warna biru atau "Ao". Jadi, tidak ada perbedaan antara warna hijau dan warna biru.

3. Sebut Nama saat Jawab Telepon

Ketika hendak menjawab telepon, biasanya kita menyapa dengan mengucapkan salam atau "halo". Namun, hal tersebut berbeda dengan di Belanda.

Saat mengangkat telepon, orang Belanda biasanya langsung memperkenalkan diri dengan siapa dia berbicara. Hal ini agar si pemanggil dapat langsung mengetahui dengan siapa ia berbicara.

4. Perayaan untuk Lajang Usia 25 Tahun di Denmark

Di Denmark, apabila seseorang masih melajang pada usia 25 tahun maka mereka akan disebut pebersvend (pebermø untuk perempuan). Selanjutnya, akan terjadi perayaan bagi mereka dengan menaburkan bubuk kayu manis ke tubuh mereka yang masih melajang.

Seperti kita ketahui, bubuk kayu manis merupakan salah satu bumbu populer untuk masakan di negara Denmark. Apabila mereka masih tetap melajang hingga 30 tahun, maka taburan tersebut akan naik tingkat menjadi lada.

Itulah beberapa budaya dari berbagai negara yang perlu diketahui, agar ketika kita pergi berlibur kesana, kita tidak akan kaget dengan budaya disana.

Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Baca Juga:
Basmi Tuntas Rayap Tanpa Sisa dengan Jasa Anti Rayap Terpercaya

Basmi Tuntas Rayap Tanpa Sisa dengan Jasa Anti Rayap Terpercaya

Tips      

4 Mei 2021 | 107 Kak Edi


Pada dasarnya rayap adalah binatang sosial yang paling maju dalam kelompok serangga, rayap hidup dengan koloni dan dengan berbagai bentuk morfologi yang sangat beragam. Rayap terdiri dari ...

6 Langkah untuk Menerapkan Pola Hidup Sehat

6 Langkah untuk Menerapkan Pola Hidup Sehat

Tips      

3 Jun 2020 | 295 Kak Edi


Siapa sih yang tidak ingin hidup sehat dan terhindar dari berbagai gangguan penyakit? Setiap orang tentu menginginkan hal tersebut demi meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik. Nah, ...

Sering Muncul di Drakor, Begini Cara Membuat Kimchi di Rumah. Simpel untuk Dibuat

Sering Muncul di Drakor, Begini Cara Membuat Kimchi di Rumah. Simpel untuk Dibuat

Kuliner      

30 Okt 2020 | 158 Kak Min


Aghil - Saat menonton Drama Korea, kimchi menjadi salah satu makanan yang sering muncul. Hal ini memang wajar, karena kimchi memang salah satu makanan khas Korea Selatan. Kimchi merupakan ...

Siapakah Dalang Dibalik Pelanggaran HAM Berat “KM 50”, Sampai Dimana Peran Komnas HAM ?

Siapakah Dalang Dibalik Pelanggaran HAM Berat “KM 50”, Sampai Dimana Peran Komnas HAM ?

Nasional      

21 Jan 2021 | 164 Kak Min


Komnas HAM menuai kecaman karena tak mampu menuntaskan tugas penyelidikan dengan baik. Terlalu banyak pertanyaan yang menyertainya seperti benarkah tembak menembak, dimana dua orang tewas ...

Stop Bicara Jaga Lisan Jangan Suka Bergosip

Stop Bicara Jaga Lisan Jangan Suka Bergosip

Religi      

14 Jul 2020 | 293 Kak Edi


Manusia sebagai makhluk sosial yang hidup bermasyarakat membutuhkan pengakuan atas keberadaannya di dalam suatu kelompok. Keadaan seperti inilah yang terkdang membuat setiap orang bergaul ...

Obat Herbal Alami untuk Mengatasi Asam Urat Serta Makanan yang Dianjurkan

Obat Herbal Alami untuk Mengatasi Asam Urat Serta Makanan yang Dianjurkan

Herbal      

2 Jun 2020 | 439 Kak Edi


Asam urat bisa menyerang siapa saja. Meski biasanya penderitanya adalah mereka yang sudah lanjut usia, tapi kini banyak anak muda yang juga kena asam urat. Disebakan karena pola hidup dan ...