RajaKomen

Awalnya Lima, Tahun Ini Kemiskinan Ekstrem di Jateng Bertambah Menjadi 19 Daerah

5 Mei 2022  |  262x | Ditulis oleh : Kak Edi
Awalnya Lima, Tahun Ini Kemiskinan Ekstrem di Jateng Bertambah Menjadi 19 Daerah

Target percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah bertambah jumlahnya, dari 5 menjadi 19 daerah. Pemprov Jateng mengakui ada penambahan daerah kemiskinan ekstrem tersebut, sembari menyebut sejumlah alasan terjadinya penambahan cukup banyak.

Dalam Surat Edaran Kementerian Sekretariat Negara Sekretariat Wakil Presiden, Nomor: B-38/KSN/SWP/KK.04.01/02/2022 ditetapkan 212 kabupaten/kota di 25 provinsi sebagai prioritas percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di tahun 2022. Sedangkan untuk Jawa Tengah ada 19 daerah sedangkan tahun lalu targetnya prioritasnya ada di 5 daerah.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimun atau Gus Yasin membenarkan surat tersebut. Ia kemudian menyebutkan beberapa faktor yang menyebabkan peningkatan angka kemiskinan

“Ya, jadi gini, peningkatan angka kemiskinan kemarin kan disebabkan dengan adanya, pertama, COVID-19. Kedua memang pada akhir-akhir ini harga sembako yang ada kenaikan. Ini harus kita pantau kita koordinasikan dengan pemerintah pusat supaya di tahun ini, di bulan puasa ini khususnya jelang lebaran harga komoditi yang ada bisa kita kendalikan,” kata Gus Yasin kepada wartawan, Jumat (8/4).

“Harus berkoordinasi dengan pemerintah pusat karena kenaikan ini tidak hanya terjadi di Jateng, artinya nasional. Hingga kita perlu koordinasi pada pemerintah daerah maupun pusat,” imbuhnya.

Maka yang dilakukan Pemprov Jateng, lanjut Gus Yasin, yaitu melakukan pemantauan dan menggenjot lagi kegiatan-kegiatan penanggulangan kemiskinan. Pihak Pemprov Jateng juga sudah merapatkan soal hal itu.

“Kemarin sudah rapatkan, akan kita masifkan lagi gerakan-gerakan penanggulangan kemiskinan salah satunya adalah OPD kita yg mendampingi satu desa, membina satu desa dan itu sudah direplikasi oleh kawan kawan di Kabupaten/Kota. Sehingga akan lebih masif lagi,” ujarnya.

Untuk diketahui, dalam surat edaran tersebut disebutkan di Provinsi Jawa Tengah terdapat 19 kabupaten/kota miskin ekstrem kemudian di Jawa Barat terdapat 17 kabupaten/kota, sedangkan di Jawa Timur sebanyak 25 kabupaten/kota.

Untuk Jawa Tengah, yang masuk target prioritas pengentasan kemiskinan ekstrem yaitu Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Wonosobo, Magelang, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Sragen, Rembang, Pati, Demak, Kendal, Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, Brebes.(dbs)

Baca Juga:
Bumi Menangis Namun Langit Bahagia Saat Orang Ini Meninggal Dunia

Bumi Menangis Namun Langit Bahagia Saat Orang Ini Meninggal Dunia

Religi      

11 Nov 2021 | 894 Kak Edi


KH Ahmad Baharuddin Nursalim atau Gus Baha mengatakan bumi akan menangis sementara langit bahagia. Menurut Gus Baha, bumi menangis dan langit bahagia terjadi apabila ...

Jangan Keliru  Bedanya Hijab, Jilbab, Niqab, Cadar, Burqa dan Khimar

Jangan Keliru Bedanya Hijab, Jilbab, Niqab, Cadar, Burqa dan Khimar

Nasional      

18 Maret 2022 | 242 Kak Edi


Hijab adalah pakaian muslimah dan jilbab adalah kerudung, ternyata salah dan keliru membedakan hijab, jilbab, niqab, cadar, burqa dan khimar. Nah biar kita tidak salah lagi, yuk kita ...

Cara Merawat Wajah Berseri Bisa Dilakukan Di Rumah

Cara Merawat Wajah Berseri Bisa Dilakukan Di Rumah

Tips      

8 Jul 2022 | 242 Kak Edi


Tak jarang wanita rela mengeluarkan banyak uang untuk memperoleh perawatan kecantikan mutakhir atau seri make up mahal dengan palet-palet indah. Nah, buat kamu yang kurang suka memakai make ...

Nikmat Yang Mana Lagi Yang Tidak Kau Syukuri

Nikmat Yang Mana Lagi Yang Tidak Kau Syukuri

Religi      

9 Jun 2020 | 855 Kak Edi


Kita adalah manusia yang terlahir dari seorang Ibu, semenjak didalam kandungan kemudian terlahir kedunia. Manusia banyak dilimpahi karunia dan banyak nikmat. Nikmat yang Allah berikan ...

7 Hal Tentang Fenilketonuria Yang Tak Banyak Dipahami Masyarakat

7 Hal Tentang Fenilketonuria Yang Tak Banyak Dipahami Masyarakat

Kesehatan      

19 Mei 2020 | 2470 Kak Edi


Istilah Fenilketonuria masih belum banyak dikenal masyarakat, meski mereka pasti sudah memahami konsep tentang sindrom ini. Istilah ini tidak terlalu umum di Indonesia meskipun kondisi ini ...

Medan Mencekam, Puluhan Kios Dibakar dan Dijarah, Ternyata Ini Penyebabnya

Medan Mencekam, Puluhan Kios Dibakar dan Dijarah, Ternyata Ini Penyebabnya

Nasional      

22 Jul 2021 | 437 Kak Edi


Suasana mencekam terjadi saat tawuran melibatkan ratusan warga di Kelurahan Belawan Bahari, Kota Medan, Sumatra Utara, Rabu (21/7/2021) dini hari menjelang subuh. Puluhan kios pedagang ...