hijab

Apresiasi Keberanian Naikkan UMP 5,1 Persen, KSPI: Anies Letakkan Hukum di Atas Kepentingan Politik

19 Des 2021  |  247x | Ditulis oleh : Kak Edi
Apresiasi Keberanian Naikkan UMP 5,1 Persen, KSPI: Anies Letakkan Hukum di Atas Kepentingan Politik

Presiden KSPI Said Iqbal mengapresiasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang berani menaikkan UMP DKI Jakarta sebesar 5,1 persen. Menurutnya, Anies telah mengambil keputusan yang tepat.

“Keputusan tentang kenaikan UMP 5,1 persen menunjukan bahwa Gubernur Anies meletakan hukum di atas kepentingan politik. Jadi kepentingan hukum, diletakkan di atas kepentingan politik,” ujar Said Iqbal dalam akun Youtube Bicaralah Buruh, Sabtu (18/12/2021).

Dia melanjutkan, Mahkamah Konstitusi di dalam keputusannya mengatakan, dua hal yang prinsip. Satu, adalah UU Cipta Kerja dengan turunanya berarti adalah inkonstitusional besar.

“Artinya UU Ciptakerja secara prosuderal pembentukan dia inkonstitusional sampai nanti dipenuhi syarat paling lama dua tahun dia bukan konstitusional bersyarat. Dia inkonstitusional bersyarat. Semua produk turunan UU Cipta Kerja adalah inkonstitusional, sampai memenuhi syarat. Jangan di balik-balik. Kalau ada amar putusan nomor 4 UU Cipta Kerja tetap berlaku, tapi jangan lupa ada amar putusan nomor 5,6 dan 7 khususnya 7. Di situ dikatakan MK menyatakan menangguhkan setiap kebijakan yang bersifat strategis dan berdampak luas serta tidak boleh menerbitkan turunan yang baru dari UU Cipta Kerja,” ujarnya.

“Itu perintahnya jelas. Bahwa itu adalah inkonstitusional, PP 36 Tahun 2021 pasal 4 ayat 2 dikutip oleh Anies sebagai Gubernur DKI. Di situ dikatakan pasal 4 ayat 2 bahwa, kebijakan pengupahan adalah kebijakan strategis merujuk amar putusan nomor 7 bahwa kebijakan strategis harus ditangguhkan atau ditunda dan dasar pertimbangan hukum Gubernur Anies meletakan hukum di situ. Dia tidak mau tunduk pada politik kekuasaan,” ujarnya.

Said Iqbal mengkritik soal UU Cipta Kerja yang masih ‘dipaksakan’ berjalan. Oleh sebab itu KSPI menyampaikan rasa bangga kepada Gubernur Anies karena berani menempatkan hukum.

“Itu tepat sekali. Jadi meletakkan hukum di atas politik. Berati kebuntuan UU Cipta Kerja yang bersifat strategis termasuk turunannya PP yang berdampak luas maka dia ditangguhkan. Anies sudah melakukan itu sebagai Gubernur DKI Jakarta dengan cara merevisi. Artinya kebijkan PP No 36 Tahun 2021 tidak dijadikan landasan hukum oleh Gubernur Anies dalam menaikan UMP 5,1 persen. Rechtsstaat di atas machtsstaat. Kami mengapresiasi meletakan hukum di atas kepentingan politik. sebuah keberanian yang patut diapresiasi,” tuturnya.(dbs)

Berita Terkait
Baca Juga:
Merawat Wajah Kusam dan Kering

Merawat Wajah Kusam dan Kering

Tips      

14 Okt 2020 | 583 Kak Edi


Bagi wanita yang memiliki wajah kusam dan gelap tentu saja menjadi masalah yang sangat besar dan akan mengurangi rasa percaya diri. Tentu saja hal itu perlu kita belajar bagaimana cara agar ...

Huruf Timbul Jogja yang Berkualitas dan Terlaris

Huruf Timbul Jogja yang Berkualitas dan Terlaris

Tips      

14 Sep 2021 | 309 Kak Edi


Sekarang ini jasa pembuatan huruf timbul sudah banyak sekali di pasaran, membuat huruf timbul dengan murah, mudah dan berkualitas di Jogja menyediakan segala jenis huruf timbul. Huruf ...

Berikut Adalah 5 Keutamaan Orang yang Sedang Sakit

Berikut Adalah 5 Keutamaan Orang yang Sedang Sakit

Religi      

11 Agu 2021 | 722 Kak Edi


Bagi seorang muslim , sakit yang dideritanya sebenarnya merupakan “kenikmatan” yang memiliki keutamaan . Menurut Ustadz Dr. Irfan Yuhadi, M.S.I, orang yang sedang sakit, selain ...

Ini Makanan yang dapat Membuat Hidup Bahagia,  Good Food is Good Mood

Ini Makanan yang dapat Membuat Hidup Bahagia, Good Food is Good Mood

Kesehatan      

16 Des 2021 | 163 Kak Edi


Penceramah sekaligus praktisi pengobatan sunah Indonesia, dr Zaidul Akbar menyampaikan beberapa jenis makanan yang dapat menjadikan hidup ...

Bersama Menghindari Riba dengan Pembiayaan Syariah Bandung

Bersama Menghindari Riba dengan Pembiayaan Syariah Bandung

Tips      

23 Des 2021 | 384 Kak Edi


Jaman sekarang pertumbuhan lembaga pembiayaan di Indonesia tumbuh sangat pesat, sehingga membuat banyak orang menjadi bingung memilih apakah harus memilih lembaga pembiayaan konvensional ...

9 Wisata Kekinian Yang Ada Di Indonesia, Instagrammable Banget!

9 Wisata Kekinian Yang Ada Di Indonesia, Instagrammable Banget!

Pariwisata      

10 Jun 2020 | 726 Kak Edi


Apakah setelah wabah Anda sudah membuat rencana untuk berliburan dan pergi ke tempat wisata kekinian yang ada di indonesia? Berikut adalah tempat wisata yang Instagrammable untuk Anda ...