rajaseo

Anies Baswedan: Bicara Soal Meroketnya Nilai Pajak Bumi dan Bangunan di Sejumlah Daerah

13 Sep 2025  |  160x | Ditulis oleh : Kak Edi
pajak bumi dan bangunan

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, beberapa waktu belakangan ramai menanggapi protes masyarakat atas lonjakan drastis PBB-P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan perkotaan) di sejumlah daerah. Anies menyebut bahwa kenaikan PBB yang sangat tinggi, sampai ratusan persen dalam beberapa kasus, menjadi bebasn yang berat bagi masyarakat, terutama mereka yang berpengahasilan rendah.

Salah satu aspek penting yang ia garisbawahi adalah bahwa rumah atau tempat tinggal bukan sekadar properti ekonomis, tapi juga merupakan hak asasi manusia (HAM). Menurut Anies PBB sebagai instrument pajak seharusnya tidak mengabaikan aspek kemanusiaan ini, bahwa setiap orang berhak mendapatkan tempat tinggal yang layak tanpa harus terbebani pajak yang melampaui kemampuan.

Dalam konteks Jakarta misalnya, ia menyebut bahwa rumah dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di bawah Rp2 miliar dibebaskan dari PBB, dan sekitar 85 persen rumah di Jakarta tidak perlu membayar pajak PBB karena masuk dalam kategori tersebut. Kebijakan tersebut dianggap sebagai bentuk keadilan sosial dan upaya meringankan beban warga.

Selain itu, Anies juga mengangkat contoh konkret bahwa dalam Pergub Nomor 23 Tahun 2022 di Jakarta ditetapkan bahwa 60 meter persegi pertama dari luas tanah dan 36 meter persegi pertama dari luas bangunan adalah bagian yang dianggap sebagai “kebutuhan dasar” dan tidak dikenai PBB.

Besaran luas ini merujuk pada ketentuan dari Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah Nomor 403 Tahun 2022 tentang Pedoman Teknis Pembangunan Rumah Sehat.

Anies mengkritisi situasi di mana PBB naik terlalu tinggi tanpa adanya kompensasi, keringanan, atau peringanan bagi masyarakat kurang mampu. Ia menyebut bahwa kenaikan yang tidak terkendali bisa menjadi pengusiran secara sopan, yaitu ketika warga secara tidak langsung dipaksa keluat dari lokasi hunian karena tidak mampu membayar pajak yang meroket.

Lebih lanjut, Anies juga menegaskan bahwa setiap kebijakan public, terutama di bidang perpajakan, harus memperhatikan proses sosialisasi dan kejelasan aturan agar masyarakat yang terdampak bisa mengantisipasi.

Secara keseluruhan, menurut Anies, meski pemerintah memiliki hak dan kewajiban memungut pajak guna mendanai pelayanan public, penetapan PBB harus memperhitungkan keadilan sosial dan konsisi ekonopmi masyarakat.

Rumah sebagai tempat tinggal tidak boleh menjadi instrument pemerasan fiscal. Sebaliknya, rumah harus diakui sebagai kebutuhan mendasar dan aspek hak asasi yang dilindungi.

Berita Terkait
Baca Juga:
Sentimen

Strategi Brand yang Lebih Tanggap Berkat Analisis Sentimen Digital

Tips      

27 Apr 2025 | 297 Kak Edi


Dalam era digital saat ini, interaksi antara merek dan konsumen telah mengalami transformasi yang signifikan. Salah satu cara untuk memahami sentimen konsumen adalah melalui analisis ...

Meningkatkan Reputasi Bisnis Di Google Maps Menggunakan Jasa Komentar

Ingin Toko Muncul di Pencarian? Tambah Komentar Positif Sekarang!

Tips      

7 Apr 2025 | 225 Kak Edi


Di era digital saat ini, memiliki kehadiran online yang kuat sangat penting untuk kesuksesan bisnis. Salah satu cara untuk meningkatkan visibilitas toko Anda di mesin pencari adalah dengan ...

Jawaban CPNS 2026 Resmi dan Pembahasan Lengkap Setiap Soal

Jawaban CPNS 2026 Resmi dan Pembahasan Lengkap Setiap Soal

     

13 Mei 2025 | 733 Kak Edi


Pengumuman mengenai jawaban CPNS 2026 tentu menjadi salah satu momen yang ditunggu-tunggu oleh para peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Setiap tahun, proses seleksi ini ...

Sup Ikan Asam Pedas ala Chef Arnold

Sup Ikan Asam Pedas ala Chef Arnold

Kuliner      

24 Jul 2024 | 429 Kak Edi


Sup ikan asam pedas merupakan salah satu hidangan khas Indonesia yang memiliki cita rasa pedas dan segar. Resep lezat ini seringkali dijadikan pilihan masyarakat Indonesia untuk hidangan ...

Bagaimana Menjaga Kesehatan Tubuh dengan Pola Makan Seimbang?

Bagaimana Menjaga Kesehatan Tubuh dengan Pola Makan Seimbang?

Kesehatan      

8 Jul 2024 | 345 Kak Edi


Kesehatan tubuh memegang peranan penting dalam kehidupan. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi kesehatan tubuh adalah pola makan. Memiliki pola makan seimbang dapat memberikan manfaat ...

Buzzer

Peran Influencer Politik dan Buzzer: Siapa Lebih Efektif Membentuk Opini?

Tips      

9 Mei 2025 | 488 Kak Edi


Di era digital saat ini, pemasaran politik telah mengalami perubahan signifikan dengan munculnya influencer dan buzzer politik. Dalam konteks pemilihan kepala daerah (pilkada) yang kian ...