rajaview

7 Hal Tentang Fenilketonuria Yang Tak Banyak Dipahami Masyarakat

19 Mei 2020  |  965x | Ditulis oleh : Kak Edi
7 Hal Tentang Fenilketonuria Yang Tak Banyak Dipahami Masyarakat

Istilah Fenilketonuria masih belum banyak dikenal masyarakat, meski mereka pasti sudah memahami konsep tentang sindrom ini. Istilah ini tidak terlalu umum di Indonesia meskipun kondisi ini banyak dialami oleh beberapa orang. Berikut 7 hal tentang Fenilketonuria yang perlu Anda pahami

1. Fenilketonuria Dan Pemicunya

Dunia medis barat memberi istilah  PKU untuk kondisi kelainan bawaan ada bayi baru lahir dimana bayi mengalami peningkatan meningkatkan zat yang disebut fenilalanin dalam darah. Fenilalanin adalah bahan penyusun protein (asam amino) yang diperoleh melalui makanan, terutama terdapat pada protein serta pemanis buatan.

2. Tanda  khusus

Tanda dan gejala dari PKU bervariasi dari ringan hingga berat. Bentuk paling parah dari gangguan ini dikenal sebagai PKU klasik. Bayi dengan PKU klasik tampak normal sampai mereka berusia kurang lebih 12 bulan.

Jika orang tua tidak menyadari kelainan bawaan ini, anak tidak mendapatkan terapi atau perawatan khusus. Akibatnya anak akan mengalami cacat intelektual permanen, keterlambatan perkembangan, sering kejang,  perilaku yang tidak normal seperti anak seusianya,, dan gangguan kejiwaan.

3. Gejala Fisik

Individu yang mengalami PKU akut kebanyakan memiliki bau badan khas  sebagai efek samping dari kelebihan fenilalanin dalam tubuh. Anak-anak dengan PKU klasik cenderung memiliki kulit dan rambut yang lebih terang daripada anggota keluarga yang tidak terpengaruh. Gangguan kukit  juga kerap terjadi.

4. Akibat

Jika PKU tidak diobati, maka fenilalanin yang bertambah akan tertimbun hingga tingkat yang cukup membahayakan tubuh. Hal ini menyebabkan kecacatan intelektual dan masalah kesehatan serius lainnya.

Bentuk ringan  dari kondisi ini, disebut hiperfenilalaninemia. Kondisi ini memiliki risiko kerusakan otak yang lebih kecil. Orang dengan kasus yang sangat ringan mungkin tidak memerlukan perawatan  diet rendah fenilalanin.       

5. Keterkaitan PKU ibu dan anak

Bayi yang lahir dari ibu yang memiliki PKU dan kadar fenilalanin yang tidak terkontrol (wanita yang tidak lagi mengikuti diet rendah fenilalanin) memiliki risiko kecacatan intelektual yang signifikan karena mereka terpapar pada tingkat fenilalanin yang sangat tinggi sebelum mereka lahir.

Bayi-bayi ini mungkin juga memiliki berat badan lahir rendah dan tumbuh lebih lambat daripada anak-anak lain. Masalah medis karakteristik lainnya termasuk cacat jantung atau masalah pada jantung, ukuran kepala kecil yang abnormal (mikrosefali), dan masalah perilaku. Wanita yang mengalami  PKU dan kadar fenilalanin yang tidak terkontrol juga memiliki peningkatan risiko keguguran.

 6. Kasus Fenilketonuria

Kasus PKU bervariasi di antara kelompok etnis dan wilayah geografis di seluruh dunia. Di Amerika Serikat, PKU terjadi pada 1 dari 10.000 hingga 15.000 bayi baru lahir. Sebagian besar kasus PKU terdeteksi pada bayi segera setelah lahir, karena proses screening bayi baru lahir sehingga dokter dapat melakukan pengobatan secepat mungkin.  Biasanya, bayi yang memiliki riwayat keluarga yang positif dapat didiagnosis sebelum lahir.

7. Pengobatan

Bagaimana jika seorang anak yang menderita Fenilketonuria tidak menjalani proses screening saat mereka baru dilahirkan? Langkah awal adalah diet fenilalanin seumur hidup. Ia harus menghindari makanan dengan protein tinggi, dan harus meningkatkan asupan makanan alami rendah protein seperti buah-buahan, sayuran, dan sereal, serta makanan yang mengandung asam amino.

Kasus Fenilketonuria semakin tinggi di Indonesia karena perilaku pola makan tidak sehat yang dilakukan oleh calon ibu, tanpa mereka sadari. Makanan dan minuman kemasan siap saji yang banyak dijual di toko dan supermarket menjadi pemicunya. Bentuk-bentuk pemanis buatan tersebut adalah aspartame, siklamat, sukralosa dan banyak lagi. Mulai sekarang, alangkah baiknya untuk menghindari makanan dengan kandungan tersebut diatas.

 

 

 

Berita Terkait
Baca Juga:
6 Langkah untuk Menerapkan Pola Hidup Sehat

6 Langkah untuk Menerapkan Pola Hidup Sehat

Tips      

3 Jun 2020 | 408 Kak Edi


Siapa sih yang tidak ingin hidup sehat dan terhindar dari berbagai gangguan penyakit? Setiap orang tentu menginginkan hal tersebut demi meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik. Nah, ...

Lagi Lagi Jerawat Bikin Pede Minggat

Lagi Lagi Jerawat Bikin Pede Minggat

Tips      

15 Mei 2020 | 486 Kak Edi


Siapa hayo yang langganan berjerawat? Lho langganan kok jerawat sih say… Masalah jerawat memang sungguh bikin hati resah dan gundah, apalagi jerawat munculnya di pipi, ...

Pentingnya Pergi Berdua Supaya Rumah Tangga Makin Romantis

Pentingnya Pergi Berdua Supaya Rumah Tangga Makin Romantis

Tips      

22 Maret 2021 | 245 Kak Edi


Seberapa pentingkah menurut anda jika kita melakukan perjalanan romantis hanya berdua saja dengan pasangan tanpa anak-anak, setelah menikah selama bertahun-tahun dengan pasangan? Sebelum ...

Kalung Anti Corona, Benarkah Ampuh Bunuh Covid-19

Kalung Anti Corona, Benarkah Ampuh Bunuh Covid-19

Nasional      

6 Jul 2020 | 340 Kak Min


Heboh kabar akan ada kalung anti corona yang akan di produksi masal pada bulan Agustus nanti, sebera ampuh sih? Dan apakah sudah ada uji ilmiahnya? Belum adanya kejelasan yang pasti ...

Makanan dapat Mempengaruhi Suasana Hati Apa Bener?

Makanan dapat Mempengaruhi Suasana Hati Apa Bener?

Kesehatan      

20 Jul 2020 | 389 Kak Edi


Sejumlah makanan dan minuman ternyata bisa membuat otak tidak seimbang loh, dan ternyata lagi dapat menyebabkan perilaku yang berubah secara dramatis. Diet atau pola makan Anda mungkin ...

8 Tempat Wisata Alam Di Indonesia Yang Sering Dijadikan untuk Syuting

8 Tempat Wisata Alam Di Indonesia Yang Sering Dijadikan untuk Syuting

Pariwisata      

12 Jun 2020 | 388 Kak Edi


Banyak sekali tempat wisata alam di indonesia yang pada awalnya sepi tetapi kemudian setelah dijadikan sebagai lokasi shooting film atau sinetron akan menjadi ramai. inilah salah satu ...