You are hereSaya Hadir di Pesta Blogger2008
Saya Hadir di Pesta Blogger2008
Informasi dan Kekuatan Komunitas ! adalah kata kunci yang saya amati di PestaBlogger 2008. Sebelumnya terimakasih kepada ndorokakung dan tim pestablogger lainnya yang bekerja keras mewujudkan blogging for society. Blogging for Society: It Works! dengan padu padan arus informasi dan kekuatan khas komunitas , buktinya ada kambing untuk sekolah dan gerakan 1000 buku-nya bhi, pkbi-award kerjasama CahAndong dan PKBI, sekilas dari slide yang saya perhatikan komunitas Borneo di Kalimantan yang salah satu agendanya berjejaring dengan UKM, selebihnya program melek tekhnologi dilakukan berbagai komunitas di Bali, Makassar, Semarang, Surabaya dan lain sebagainya.
Blog for Having Fun adalah sebuah awal yang baik , begitu menurut Mr. Brown, kalau senang dan kita memiliki passion tentang apa yang dibagi di blog , selanjutnya akan menjadi hal penting untuk perubahan, hal yang kurang lebih sama disampaikan oleh Jeff Ooi ketika menyampaikan passion dia akan perubahan dan sebagai blogger, yang membawa dirinya sebagai anggota parlemen di Malaysia. Paling tidak poin itu yang bisa saya tangkap saat breakout session: Sosial dan Politik di Blogosphere, yang digawangi oleh Martin Manurung. Dan untuk itu pula saya sangat suka dengan atmosfer PB08 ini, diskusi panel besar dan paralel (yang menurut saya kurang dalam pembagian temanya), walaupun ada yang bilang kayak kuliahan, tapi saya sangat sangat senang dengan metode ini :D.
Representasi pemerintah melalui Menkominfo, Menristek dan Menbudpar sebenarnya bukan hanya wujud perhatian pemerintah dalam dunia online seperti blog, tapi juga evaluasi dan pekerjaan rumah bagi pemerintah sendiri bagaimana menyediakan infrastruktur dan kebijakan yang bisa mendorong komunitas blog dalam perubahan (itu jika pemerintah berpikir sampai ke arah itu, dan bukan hanya hadir dan memberi sambutan :D), belajar dari blog (dan blogger) tentang keberagaman, transparansi dan efisiensi kegiatan, bisa kok !. *Kalau melihat adegan saling ambil gambar antara yang di panggung dan yang di bawah itu sebenarnya pelajaran berharga, analogi antara pemerintah dan masyarakat tentang saling menghargai dan tanggungjawab*
Meskipun keseluruhannya meriah dan lancar, di mata saya , Sabtu 22 November 2008 di BPPT itu ada yang membuat saya bertanya-tanya , sedikit kelompok perempuan yang menjadi pemateri dalam breakoutsession, hanya ada dua di tema pariwisata online, dari sekitar 8 diskusi paralel yang kemudian melakukan review hampir semua fasilitatornya laki-laki. Meskipun tim kerja inti 3-4 orang perempuan. Padahal kelompok perempuan memiliki ke-khas-an dalam duniablog, ada bu labibah dengan blogfamnya, simbok venus dengan passion-nya, mariskova dengan cerita yang menyentil, ollie dengan ide bisnisnya, dan kelompok perempuan/ibu yang menyuarakan tentang pentingnya asi, bagaimana berbisnis online dan lain sebagainya (ehm,saya kurang tahu lebih dalam tentang shinta danuwardoyo, ventura lisa, betti alisyahbana, sylvia sumarlin), itu kenapa saya bilang diskusi paralel sangat strategis dan ke depan harus digarap lebih matang dipadu dengan riset tentunya, itu menurut saya lhoooo :D.
Inovasi? Ehm..photoblogging itu keren,besok dibikin lagi kontesnya :D , menurut saya itu kontes foto itu sangat berpikiran ke depan *ciyyeee* . Yup, kesan yang tak terlupakan, sampai jumpa di 2009-semoga lebih berwarna.



sayang pesenan kopiku cuma di telantarkan di rumah.
Terimakasih atas tulisannya, saya serasa ngikut disana.
Setuju dengan soal perempuan, saya tahu bahwa banyak temen-temen blogger perempuan yang bisa tampil ke depan seperti rekan-rekan pria yang lain. Contohnya saja di komunitas Twitter yang saya ikuti, malah yang banyak mendominasi adalah teman-teman perempuan, not in a bad way, but in a very good way.
wah terima kasih juga @mahadewa komennya. ehm,klarifikasi sedikit :D, bukan dominasi yang diinginkan tapi proporsional antara laki-laki dan perempuan dalam berbagi pengalaman dan berjejaring, sepakat dengan in a very good way-nya....:)
Lho, kalo bicara soal kesetaraan, mestinya justru gak masalah siapa yg lebih banyak tampil dan bicara, ya gak sih? Tapi bolehlah, taun depan kita bikin breakout session sendiri yuk.. *halah* :D
@simbok venus ketika berbicara tentang kesetaraan justru harus proporsional ,kalo gak masalah kecenderungannya ada di netral atau bias gender, begitu penjelasan saya *halah* , tahun depan ya harus ada perubahan, ahakahakahak :D
hihihi.. iyah .. very fun dan asik banget.. semua nya menarik banget.. semoga ini terjadi lagi secepat nya.. heheheh
taun depan, klo ada photoblogging lagi jgn lupa ikutan ya mbak..
Post new comment