Tulisan yang agak telat, karena pesta bloggernya sendiri berlangsung tanggal 24 Oktober 2009. Acara wajibnya adalah bertemu dengan teman-teman baik dari komunitas online di beberapa daerah seperti dari Jogja dan Bandung dan tentunya seleb di dunia online. Rame! Agenda baru lainnya di pesta blogger kali ini, beli t-shirt karnaval pohon dan yoghurt rasa buah! Dan berburu pin! hihihi.
Acara besarnya agak kurang mengikuti karena jarak terlalu jauh dari panggung :D, tapi saya selalu menantikan breakingout session yang terdiri dari berbagai macam isu di dunia online. Salah satu isu yang dibahas adalah online activism. Apa itu online activism? Secara harafiah saya juga gak bisa mendefinisikannya :D, tapi diskusi ini mengarah pada inisiatif-inisiatif kegiatan non-profit yang basisnya bisa dimulai dari media online, mulai dari blog, facebook sampai twitter dan plurk. FYI, di pesta blogger 2009 kemarin, Nokia memberikan penghargaan untuk kategori Online Activism kepada Coin a Chance.
Dari diskusi selama kurang lebih 50 menit-an itu, dimoderatori oleh Enda Nasution dan diramaikan oleh Nova Riyanti juga Raditya Dika. Yang menarik dalam proses diskusi adalah munculnya berbagai macam informasi gerakan dari pegiat dunia online dan non-profit, mulai dari isu lingkungan di Tangkuban Perahu, Indonesia Berpretasi, Indonesia Youth Conference, Gerakan Melek Media.
Berbagai macam tips juga muncul, berikut beberapa ide kunci yang sempat saya tweet-kan. Hal yang mendasar adalah tujuan yang jelas, baik dari sisi isu, target serta capaian. Hal tersebut penting untuk mencari entry point yang bisa menimbulkan kedekatan ‘emosional’ audience dalam sebuah isu. Tentu saja poin tadi harus diramu dengan dengan ketepatan pengambilan momen dan peran ‘influencer’ atau ‘buzzer’ yang handal dan strategis. Oh, dan jangan lupa, interaksi tentunya!
Menarik kan?;)
Comments
Post new comment