Kita Berteman, Lalu Apa?

yay!nge-blog lagi :) ). Sekarang mau ngobrol soal pertemanan. Semua orang pasti memiliki teman, meskipun ada yang ngaku penyendiri dan suka sulit berteman, pasti punya teman. Buktinya, jejaring pertemanan online seperti facebook atau dulunya frenster itu rame banget disini. Pengguna fesbuk di Indonesia katanya nomor dua di dunia, dan kemaren liat di twitter kabarnya yang paling banyak komen di fesbuk sih perempuan. 

Kenapa perempuan suka berteman? karena dia ingin berbagi. Yak itu jawaban saya untuk semua stereotipe yang saya temui sehari-hari, yang menggambarkan perempuan suka berteman karena tukang rumpi (terus kenapa kalau rumpi?), atau karena doyan ngomong, atau kodratnya emang gitu. Kodrat gak ada hubungannya sama hobi berteman,cyiin. Perempuan berteman karena ingin berbagi.Gak percaya?

Yuk, kita itung berapa komunitas yang basisnya adalah kelompok perempuan mulai dari AIMI ASI,The Urban Mama, Fashionese Daily,belum ditambah lagi kelompok-kelompok yang basisnya komunitas offline, baik yang muncul dari kebutuhan sendiri, hasil dampingan organisasi perempuan atau bentukan program pemerintah.Banyak kan? banyak kan? 

‘Berteman, Berbagi dan Bersuara’, saya percaya ini,setelah baca buku gerakan perempuan di Amerika Latin, dan kemudian bergiat di beberapa organisasi perempuan. Semakin percaya, gara-gara nonton Surviving Motherhood di Discovery, intinya acara itu simple, ibu rumah tangga itu profesi yang gak main-main dan fulltime job. Namanya juga profesi pasti ada kesulitan, bosen,nah disitulah acara ini muncul membahas bagaimana ibu rumah tangga ini berbicara tentang keseharian. Sederhana tapi cukup untuk berbagi beban.Tak jarang setelah berteman dan berkumpul kemudian muncul gerakan sosial (meski kecil) di masyarakat yang dilakukan oleh perempuan. 

Kalau kita berteman dan berkelompok, biasanya pembicaraan kita cuma didengar ‘lokal’ aja kan? kadang saya sebagai perempuan pengen suara kebutuhan saya didengar. caranya? kalau saya sih dengan menulis. Sebenarnya ada banyak cara lain, tapi yang paling mudah saya lakukan ya nulis.Kalau ada cara lain, sila lho ditambahken di komen :D .

Oiya,kata seorang teman pertemanan perempuan itu pasti ada Divanya,daaan saya gak setuju. Karena setiap perempuan adalah Diva, maka saya yakin pertemanan itu pasti setara! ;)  

gambar pinjem dari sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>