Trafiking atau perdangan
manusia adalah salah satu akibat dari kemiskinan yang berbalut kekurangan
informasi mengenai trafiking itu sendiri juga mengenai kebiasaan. Kekurangan
informasi inilah yang dicoba untuk diterobos melalui kegiatan permainan, yang
diharapkan tentu saja pesan-pesan yang dituliskan dalam permainan ular tangga
ini.
permainan dengan satu bidang permainan yang isinya kotak-kotak angka yang
berisi tulisan perintah, dan di beberapa kotak diselipi dengan peristiwa yang
membuat langkah menjadi mundur dengan ikon ular dan langkah maju dengan ikon
tangga. Alatnya sederhana saja, dari 4 buah kancing baju, dadu dan satu bidang
permainan sederhana dari kertas karton yang tebal. Permainan yang menyenangkan.
di kantor, 4 orang mendapatkan permainan ular tangga yang menarik, bidang kotak
yang menjadi perhatian saat bermain menggambarkan tentang kondisi kerentanan
perempuan-anak terhadap trafiking, serta sebab akibatnya. Permainan ini
dikembangkan oleh ILO.
dituliskan dalam kotak-kotak tersebut seperti nyata dan kebanyakan dialami oleh
kelompok rentan, misalnya kondisi ekonomi keluarga yang membuat anak harus
bekerja ke kota, pergi bersama teman, karena gaji tidak dibayar di kota kembali
ke desa, tetapi setelah di desa ditemui oleh perempuan cantik dari kota yang
akan mengajak bekerja, tetapi justru terjebak di dunia prostitusi, terpapar HIV
dan kemudian sakit-sakitan dan tidak bekerja. Itu salah satu alur.
SMA, diajak teman bekerja di restoran tapi bermasalah dengan majikan, dianiaya
sehingga harus kembali ke desa, kemudian berhutang untuk pergi merantau, kali
ini menjadi TKW dan bekerja di luar negeri.
memiliki anak dan anaknya yang dititipkan di desa bercerai dan bekerja jadi
TKW, selain kata-kata yang mencoba menggambarkan konsekwensi jika kita tidak
berhati-hati terhadap situasi jebakan trafiking, juga ada kata-kata yang memberi
motivasi misalnya beruntung mendapatkan majikan baik, bisa menabung untuk
membeli rumah dan membuka usaha di kampung.
menginformarsikan kerentanan terhadap trafiking, permainan ini mudah untuk
diserap, apalagi dengan kata-kata yang sederhana dan mudah dipahami, terutama
jika dimainkan oleh sasaran permainan ini, anak, remaja perempuan atau kelompok
yang rentan terhadap trafiking. Yang penting ketika memaikan ular tangga ini
adalah membaca pesan-pesan yang ada dalam kotak permainan secara jelas. Karena
disinilah titik distribusi informasi dan pesan jati-hati terjebak trafiking,
disampaikan.
Bagus sekali ya manfaatnya dengan begitu kita jadi makin hati dan berfikir ulang untuk melakukan suatu tindakan ….