Review Konferensi ke 17 AMIC (Asian Media and Information Center) 2008

Tema yang diangkat kali ini adalah Media dan Milenium Development Goals:
Changing Media: Changing Societies.
Forum AMIC sendiri adalah forum Asia pasifik yang tiap
tahunnya menggelar pertemuan untuk berbagi pengalaman, riset serta merumuskan
kembali apa yang bisa dilakukan oleh media dalam mendukung isu-isu dunia,
kebetulan saat ini yang dipilih adalah
Milenium Development Goals
(MDGs). Latar belakangnya tentu saya untuk
melihat sejauh mana media mendorong pelaksanaan MDGs, dengan tema besar MDGs,
tentu saja banyak sekali tema-tema kecil yang dipresentasikan terkait dengan
upaya mendorong tercapainya target dan indikator MDGs.

MDGs adalah isu besar, salah satu pembicara
di plennary session mengatakan bahwa, perempuan miskin di pedesaan mungkin
tidak tahu apa itu MDGs, tapi mereka akrab dengan kelaparan, kerentanan
terhadap kesehatan, belum melek politik dan lain sebagainya, yang itu semua
masuk dalam pengejewantahan isu kritis MDGs yang berjumlah 8 itu.

Media disini berperan sebagai penyampai pesan
MDGs tersebut, dengan cara, bahasa yang dipahami oleh masyarakat secara
keseluruhan (apalagi yang menjadi sasaran MDGs). Nah, bagaimana media di
masing-masing negara
Asia pasifik menerjemahkan
MDGs?

Antara lain yang
menarik perhatian saya, tentu saja di Manila, tuan rumah konferensi tahun ini.
Citra Presiden Arroyo yang lumayan menurun dan dianggap tidak melakukan
kegiatan signifikan terkait isu kritis MDGs, banyak dibicarakan, terutama terkait
dengan pembangunan pulau di Pilipina yang dianggap masih tertinggal, Mindanau
misalnya. Infrastruktur dan Pendidikan, adalah salah satu target yang
dibicarakan, kampanye MDGs pun tak tanggung-tanggung, dengan mengajak berkolaborasi
artis-penyanyi-pesohor untuk mengkampanyekan MDGs melalui lagu-lagu dalam
bahasa Tagalog, pertanyaan yang cukup menohok datang dari seorang guru besar
dari University of Philippines adalah apakah dengan menyanyi, pesan
tersampaikan dan masalah riil dapat dituntaskan?

Pertanyaan
menggelitik tentu saja, karena dana kampanye, sosialisasi MDGs tentu saja ada
alokasinya, sayangnya anggaran untuk kampanye seringkali habis dan tidak
mendukung proses pelaksanaan. Di sisi lain dana pelaksanaan kegiatan-kegiatan
yang terkait dengan pencapaian target MDGs, selalu kurang dan belum maksimal,
hal yang juga dijadikan pertimbangan adalah tenggat waktu sesuai dengan
komitmen hingga tahun 2015, sementara saat ini tahun 2008. Butuh anggaran yang
besar untuk mendorong kegiatan-kegiatan dalam pencapaian target (tentu saja
dengan menggunakan prinsip-prinsip good
governance).

Aksi-aksi dari
media alternatif dalam memberikan ruang perubahan (baik yang secara langsung
atau tidak langsung terkait dengan MDGs), ternyata cukup banyak dilakukan.
Sebenarnya media alternatif ini ingin menawarkan sesuatu yang ’tidak mahal’
tetapi mengena dengan kebutuhan masyarakat yang dijadikan sasaran langsung MDGs
ini. Misalnya untuk membuka ruang dan suara-suara kelompok marjinal Aborigin di
Australia, cara efektif dengan menyediakan corong mike untuk disebarkan di
radio komunitas dan video yang yang tidak begitu menyerap biaya, ditemui juga
di India dengan cobrapost.com untuk melakukan kritik terhadap praktek-praktek
korupsi. Dan tentu saja yang paling menarik perhatian adalah malaysiakini.com
yang membuka kran-kran suara yang tadinya bungkan yang sedikit memberi warna
dalam dunia sosialpolitik di Malaysia, kesemuanya meyakinkan saya bahwa media
adalah satu cara untuk mendorong perubahan-termasuk di dalamnya pencapaian MDGs.

Masih banyak isu
lain sebenarnya, terutama terkait dengan perkembangan dunia online yang cukup
banyak juga membuka ruang perubahan-kebebasan yang menjadi topik beberapa
pembicara termasuk saya, yang berbicara tentang kontribusi blog untuk mendorong
isu kritis MDGs di Indonesia.  Topik lain
mulai dari efektifitas milis dalam proses penyembuhan kanker di India, kemudian
akses tentang kesehatan reproduksi (anak muda) via internet adalah topik-topik
menarik menurut saya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>